JAKARTA – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Darunnajah sukses menyelenggarakan seminar internasional berskala besar pada Sabtu, 2 Mei 2026. Acara yang mengangkat tema “Strengthening the Role of Higher Education in Advancing Da’wah for the Challenges of the Contemporary Era” ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai transformasi peran perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan dakwah masa kini.
Seminar tersebut menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Abu Al-Fath Al-Beyanouni dan didampingi oleh Dr. Moath Al-Bayanouni dari The Canadian Academy for Da’wah Arts sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparannya, dibahas secara mendalam mengenai pentingnya institusi pendidikan tinggi dalam mengintegrasikan nilai-nilai dakwah dengan pendekatan akademik yang modern dan adaptif terhadap perubahan global.


Fokus utama pembahasan dalam agenda ini meliputi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang relevan dengan dinamika sosial saat ini, pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebaran nilai-nilai keislaman, serta tantangan dakwah di lingkungan masyarakat internasional. Selain itu, ditekankan pula pentingnya kolaborasi lintas negara untuk memperkuat literasi keagamaan yang moderat dan komprehensif.
Kehadiran delegasi dari The Canadian Academy for Da’wah Arts ini diharapkan mampu memperluas jejaring akademik Universitas Darunnajah, khususnya dalam lingkup Program Studi HKI. Sinergi internasional ini menjadi langkah nyata universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki wawasan global serta mampu menjawab problematika hukum keluarga dan sosial melalui pendekatan dakwah yang intelektual.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran rektorat, Dosen, mahasiswa dan lembaga-lembaga dakwah lainnya ini berjalan dengan interaktif melalui sesi diskusi kritis. Melalui seminar ini, Universitas Darunnajah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat keunggulan akademik yang berkontribusi aktif dalam pembangunan peradaban Islam di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.




