Perkuat Mutu Akademik, Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah Adakan Benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Jakarta

Senin, 19 Januari 2026 – Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah terus berkomitmen meningkatkan kualitas akademik dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Jakarta, sebagai salah satu perguruan tinggi yang dinilai memiliki praktik baik dalam pengelolaan program studi hukum.

Dalam kegiatan benchmarking ini, delegasi Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah menggali berbagai aspek strategis pengembangan program studi. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pentingnya mata kuliah magang profesi hukum sebagai bagian dari kurikulum. Mata kuliah ini dinilai krusial untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis di lembaga peradilan, kantor advokat, KUA, maupun lembaga bantuan hukum, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga siap menghadapi praktik profesional.

Selain penguatan kurikulum, diskusi juga menyoroti pengembangan sumber daya manusia (SDM), baik dosen maupun tenaga kependidikan. Penguatan kompetensi dosen melalui studi lanjut, pelatihan, riset, dan publikasi ilmiah menjadi perhatian utama agar mutu pembelajaran dan atmosfer akademik semakin meningkat.

Benchmarking ini juga menegaskan pentingnya keaktifan dalam asosiasi, baik pada level dosen maupun mahasiswa. Keikutsertaan dosen dalam asosiasi keilmuan dan profesi, serta keterlibatan himpunan mahasiswa dalam forum-forum nasional, dipandang sebagai sarana strategis untuk memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas akademik, serta memperkuat eksistensi program studi di tingkat nasional.

Dalam rangka penjaminan mutu, agenda konsultasi akreditasi menjadi salah satu fokus utama. Melalui diskusi dan berbagi pengalaman, Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah memperoleh masukan berharga terkait strategi pemenuhan standar akreditasi, pengelolaan dokumen, serta penguatan tata kelola program studi yang berkelanjutan.

Tidak kalah penting, benchmarking ini juga membahas rencana pendirian LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) sebagai unit pendukung tridarma perguruan tinggi. Keberadaan LKBH diharapkan dapat menjadi wahana pengabdian kepada masyarakat sekaligus laboratorium praktik hukum bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang hukum keluarga Islam.

Melalui kegiatan benchmarking ke Universitas Muhammadiyah Jakarta ini, Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah optimistis dapat memperkuat mutu akademik, meningkatkan daya saing lulusan, serta melangkah lebih mantap menuju program studi yang unggul dan berdaya guna bagi masyarakat.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *