Kaprodi Hukum Keluarga Islam Universitas Darunnajah Lakukan Kunjungan Sosialisasi Kampus UDN ke Ponpes Al-Ihya, Subang.

Subang – Dalam upaya memperkenalkan program pendidikan yang ditawarkan Universitas Darunnajah (UDN), Kaprodi Hukum Keluarga Islam, Muhamad Towil Akhirudin, S.S.I.., M.Pd., melakukan kunjungan sosialisasi Kampus UDN ke Pondok Pesantren Al-Ihya di Pagaden Barat, Subang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 6 November 2025, ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara UDN dan Ponpes Al-Ihya serta membuka peluang bagi santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang Hukum Keluarga Islam.

Kunjungan ini disambut hangat oleh pengasuh Ponpes Al-Ihya, K.H. Asep Sulaeman Abanda, yang sangat mendukung adanya program-program pendidikan yang dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan para santri. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan globalisasi.

Muhamad Towil Akhirudin, S.S.I.., M.Pd., dalam kesempatan tersebut, menjelaskan secara rinci mengenai kurikulum Hukum Keluarga Islam yang dimiliki oleh Universitas Darunnajah. Ia menyebutkan bahwa program ini tidak hanya mencakup teori-teori hukum keluarga yang berlaku di Indonesia, tetapi juga memberikan pemahaman tentang perspektif Islam terhadap hukum keluarga, baik dalam konteks nasional maupun internasional. Dengan demikian, para santri yang berminat melanjutkan studi di UDN akan mendapatkan bekal yang komprehensif dalam menghadapi perkembangan hukum yang semakin kompleks.

Selain itu, Muhamad Towil Akhirudin, S.S.I.., M.Pd. juga mengajak para santri dan guru yang belum melanjutkan jenjang perkuliahan untuk memanfaatkan peluang beasiswa yang ditawarkan oleh UDN, yang diharapkan dapat mempermudah mereka dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Ia menekankan bahwa UDN berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Melalui kunjungan sosialisasi ini, Universitas Darunnajah berharap dapat membuka jalan bagi lebih banyak santri dan guru Ponpes Al-Ihya untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut, serta memperkuat kolaborasi antara pesantren dan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang Hukum Keluarga Islam yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi santri, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *